Bukan maksudku...


Tuhan,,
Aku sangat percaya tika Kau memberi badai dalam hidupku,,
Bukan berarti Kau membenciku,,
Aku sangat yakin badai itu kelaknya akan mengajarku arti semilir hembusan angin nan tenang,,
Aku juga sangat yakin badai itu kan berlalu,,

Tuhan,,
Aku tahu,, badai yang Kau kirim merupakan tarbiyah untukku,,
Agar aku menjadi insan yang bersyukur,,
Agar aku menjadi insan yang mengerti,,

Tapi Tuhan,,
Tak salahkan jika aku menuturkan rintihan dihati,,
Bukan maksudku mengeluh letih menghadapi badai dihati,,
Bukan,,
Aku yakin Kau tahu itu,,

Tuhan,,
Nyamannya semilir angin itu,,
Perkenankan Kau hembuskan ke diriku,,

Terima kasih Tuhan,,
Kau masih menoleh ke arahku,,

1 komentar:

MaRdHatILLah(Fatahiyyah) said...

nice poem la leha..sedih